EKONOMI

EKONOMI

EKONOMI DAERAH

Tahun anggaran 2016 Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota merancang anggaran pendapatan dan belanja daerah yang dituangkan dalam APBD Kabupaten Lima Puluh Kota. Anggaran Pendapatan Daerah 2016 sebesar 1.217,96 milyar rupiah dengan realisasi pada tahun anggaran tersebut sebesar 96,79 persen atau sebesar 1.178,89 milyar rupiah, dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 68,06 milyar rupiah.

Kemudian untuk Belanja Daerah dengan tahun yang sama, terealisasi sebesar 1.154,54 milyar rupiah atau sebesar 92,00 persen dari anggaran sebesar 1.254,91 milyar rupiah. Belanja Daerah dikelompokkan menjadi 4 kategori yakni Belanja Operasional dengan realisasi sebesar Rp. 896,23 Milyar dan Belanja Modal Rp. 252,97 Milyar, Belanja tak Diduga Rp. 4.473,72 Milyar dan Transfer bagi hasil ke desa sebesar 873,31 Milyar.

Untuk Belanja Operasional, pos yang paling tinggi nilai pengeluarannya adalah Belanja Pegawai sebesar 662,34 milyar rupiah, kemudian pos Belanja barang sebesar 196,32 milyar.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR/LPN).

Pada tahun 2016 jumlah BPR/LPN tercatat sebesar 6 buah yang tersebar di 5 kecamatan, yaitu Kecamatan Payakumbuh, Lareh Sago Halaban, Situjuah Limo Nagari, Harau dan Suliki dengan jumah masing-masing 1 buah kecuali Kecamatan Payakumbuh sebanyak 2 buah.

Total modal dasar BPR/LPN pada tahun 2016 tercatat sebesar 18,84 milyar rupiah dengan total asset sebesar 154,60 milyar rupiah. Asset terbesar terdapat dikecamatan Harau, yaitu sebesar 64,08 milyar rupiah dan asset terkecil di Kecamatan Situjuah Limo Nagari sebesar 13,44 milyar rupiah.

Koperasi

Sesuai dengan arah pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah, yaitu meningkatkan usaha yang berbasis kerakyatan dalam hal ini adalah usaha yang berbentuk koperasi. Pada tahun  2016 jumlah koperasi yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota tercatat sebanyak 217 atau terjadi peningkatan dengan tahun sebelumnya . Jumlah anggota koperasi pada tahun 2016 adalah 41.743 orang. Koperasi tersebut di atas dibagi menjadi 2 golongan, yaitu KUD dan Non-KUD. Jumlah KUD tahun 2016 tercatat sebesar 46 buah, sementara untuk non-KUD sebanyak 171 buah.

 

(Sumber : Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Angka Tahun 2017)

Video Terbaru


Agenda


Saran Masuk


Polling