Berita Terkini

DIBIAYAI DAK Rp 10 M, LIMAPULUH KOTA KINI PUNYA PUSTAKA DAERAH YANG MODEREN

Post Title

Limapuluh Kota, -- Mimpi masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota untuk memiliki perpustakaan umum daerah, yang representatif, moderen dan didukung teknologi multi media akhirnya  terwujud. Berdiri di lahan seluas 3.000 meter persegi dengan menghabiskan biaya 10 Milyar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Perpustakaan Tahun Anggaran 2021, kehadiran  perpustakaan ini diharapkan menjadi sentra pembangunan sumber daya manusia yang unggul di era digitalisasi dan perkembangan telekomunikasi saat ini. 

"Peringkat Indonesia soal baca tulis saat ini berada di urutan ke 53 atau kategori sedang. Saat ini, 96 persen masyarakat Indonesia sudah bisa membaca dan menulis. Kalau mengikut variabel literasi dunia, maka setiap orang wajib membaca tiga buku baru setiap tahun," terang Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando, MM pada saat meresmikan Gedung Perpustakaan Daerah serta pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Limapuluh Kota, pada Senin (13/12/2021), di Komplek Kantor Bupati, Sarilamak. 

Menurut Syarif, untuk mencapai Indonesia Maju terlebih di era digitalisasi saat ini, literasi tidak bisa lagi sekadar bisa membaca atau menulis. “Karena itu, literasi harus sampai kepada kemampuan menciptakan barang dan jasa yang bermutu, yang bisa dipakai dalam kompetisi global. Karena pada akhirnya persaingan global dalam tatanan ekonomi dunia, adalah siapa yang bisa menciptakan produksi untuk konsumsi massal,” katanya.

Pertanyaan besarnya, lanjut Muhammad Syarif Bando, apakah dunia pendidikan di Indonesia terutama perguruan tinggi sudah mereformasi kurikulumnya ke arah penciptaan barang dan jasa yang dipandu oleh kecepatan teknologi. “Ini sebuah tantangan besar kita untuk mengubah sistem pendidikan kita untuk bersaing dengan negara- negara yang saat ini sudah maju,” ujarnya

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan, perpustakaan daerah ini akan segera difungsikan sebagai pusat literasi dan pendidikan bagi semua kalangan untuk mewujudkan masyarakat literat serta memiliki daya saing dalam menghadapi era 5.0

"Keberadaan perpustakaan ini hendaknya menambah motivasi dan semangat baca bagi seluruh masyarakat, ASN maupun sekolah-sekolah yang ada. Sesuai harapan Kepala Perpusnas tadi, kita akan hadirkan setiap hari tiap-tiap sekolah yang ada untuk belajar dan menambah wawasan di tempat ini," terang Bupati

Selain Kepala Perpustakaan Nasional dan Bupati Limapuluh Kota, hadir pada kesempatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Limapuluh Kota, Sekretaris Daerah Widya Putra, S.Sos M.Si, Bunda Literasi Kabupaten Limapuluh Kota Nevi Zulvia Safruddin, Kepala Perpustakaan Daerah Se Provinsi Sumatera Barat, Kepala Kantor Kementetian Agama, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat. (HM/ Kominfo)