Berita Terkini

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Canangkan Program IB Bagi Peternak di Lima Puluh Kota

Post Title

Lima Puluh Kota, Diskominfo - Untuk mensejahterakan para peternak sapi di Lima Puluh Kota, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan mengambil langkah cepat dengan melakukan program inseminasi buatan (IB) bagi pemilik ternak yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Menurut Kabid Pembibitan Hewan, M. Siswanto dalam talkshow yang dilaksanakan di Radio Safasindo, Payakumbuh, Senin, 11 November 2019, salah satu keunggulan Lima Puluh Kota adalah ternak unggas yang merupakan terbesar di Sumbar, juga produksi daging sapi dan kerbau. 

Menurut Kabid Pembibitan, program inseminasi buatan (IB) bertujuan untuk meningkatkan populasi ternak. 

"Berkurangnya betina produktif saat ini karena pemilik ternak memotong betina produktif. Ya memang itu hak pemilik ternak, namun kita bantu dengan inseminasi buatan supaya mereka bisa meningkatkan populasi ternaknya,” ujar Siswanto.

Penerapan tekologi inseminasi buatan (IB) terhadap ternak telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas ternak di Lima Puluh Kota. Sehingga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan berharap dukungan seluruh masyarakat agar mau menerima dan menjalankan program inseminasi buatan ini.

"Petugas yang ditugaskan dalam program IB ada sebanyak 25 mantri dan dokter hewan. Mereka disebar di seluruh kecamatan di Lima Puluh Kota. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan IB gratis, mereka bisa langsung menghubungi petugas yang ada di kecamatan“ tambahnya

Fokus IB ke sapi, dengan target IB 70% ternak harus bunting dan 80% ternak harus lahir. Untuk mencapai bunting, hanya 1 -2 kali suntik saja. Kalau tidak bunting, akan diperiksa reproduksi ternak tersebut.

Dalam talkshow ini juga hadir, Kasi Pembibitan, Masrianto. Masrianto menyampailan kendala yang terjadi di lapangan dalam menjalankan IB, salah satunya kandang atau tempat pelaksanaan yang belum siap, juga saat menghububgi tapi peternak tu tidak ada ditempat. Suka dukanya faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan IB sapi adalah pengamanan sapi yang kurang, serta nutrisinya, dan kurangnya pengertian masyarakat mengenai kesehatan ternak.