Berita Terkini

Disperindag Imbau UMKM Manfaatkan PLUT Sebaik-Baiknya

Post Title

Lima Puluh Kota, Diskominfo - Diskominfo Lima Puluh Kota bersama radio safasindo payakumbuh laksanakan talkshow bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Rabu (22/05).

Narasumber talkshow kali ini adalah Ayu Mitria Fadri, S.Si, M.MPd selaku Sekretaris, Wiwing Nofri, SE, MM selaku Kabid Fasilitasi dan Sarana Distribusi Perdagangan, Elfia Arda,BA selaku Kabid Kemetrologian dan Pengawasan Perdagangan, Damrah, S.Pd selaku Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Koperas, dan Yandri Elfira, S.Si, M.Si selaku Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro.

Pusat Layanan Usaha Terpadu - Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT), pembangunan fisik pada tahun 2013 tetapi operasional pada tahun 2018. Sesuai aturan pusat, pengelolaan PLUT diberikan tugas untuk memberikan pembinaan untuk UMKM Lima Puluh Kota.

Tahun 2018, PLUT membina 2 koperasi dan 68 UMKM. Usaha mikro yg selama ini dibina melalui plut, diberi bantuan melalui akses pembiayaan dan juga membantu packaging agar sesuai dengan pasaran. Dan untuk pemasaran difasilitasi melalui media online, dengan bantuan 5 Konsultan PLUT. PLUT juga mempunyai galeri untuk memajang usaha UMKM Lima Puluh Kota yang merupakan etalase untuk UMKM Lima Puluh Kota.
.
"Dalam bekerja, PLUT bersinergi dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian. Jika dianalogikan, PLUT ini adalah rumah sakit untuk koperasi dan umkm, dan konsultan sebagai dokternya.", ujar Wiwing Nofri.

Tahun 2018 lebih dari 80 UMKM yang dibina.Untuk bidang perdagangan, khususnya barang bersubsidi yaitunya pupuk, beras, dan dipromosikan di padang fair dan perindustrian-perindustrian.

Target-target yang telah dicapai Disperindag, tahun 2018 mendapat hampir 6 Milyar untuk pembangunan reparasi pasar, Simalanggang, Suliki, Baruah Gunuang , Mungka. Rencana strategis Disperindag, menjadikan koperasi sehat dan menjadikan UKM naik kelas da sebanyak 126 koperasi aktif diharapkan berkembang untuk membantu ekonomi masyarakat, dan usaha mikro naik kelas menjadi usaha kecil. Dengan begitu, secara tidak langsung akan menambah perekonomian masyarakat Lima Puluh Kota.

Ada beberapa koperasi yang dikelola, baik lembaga pemerintah maupun masyarakat umum, jika 3 tahun berturut-turut tidak aktif seperti tidak mengadakan rapat anggota tahunan, akan diusulkan pembubarannya. Sampai saat ini 90 koperasi yang sudah melaksanakan rapat anggota tahunan dan 60 koperasi bernilai koperasi sehat.

Dari hasil survey, dampak kenaikan tiket pesawat dirasakan oleh pelaku Usaha Kecil. Pelaku usaha mengeluhkan bahan baku, karena tidak semua bahan baku ada di daerah kita. Harapan pelaku UMKM, agar ini menjadi perhatian bagi pemerintah, karena bahan baku yg tidak ada di daerah akan mempengaruhi biaya produksi dan akan mempengaruhi harga produk.

Disperindag juga melayani masyarakat dengan adanya pelayanan pasar yang akan membantu kebutuhan masyarakat. Bidang metrologi Disperindag menjadi tolak ukur untuk sebuah kegiatan dan sudah diresmikan metrologi legal oleh Menteri tanggal 28 Maret 2019.

Saat ini pasar tradisional Sarilamak sudah tidak cocok lagi berada di jalur lintas provinsi. Karena memang posisi pasar Sarilamak membuat macet. LPJM pemerintah Lima Puluh Kota berencana akan membuat pasar pusat sendiri, dan direncanakan pasar Sarilamak akan menjadi pasar Kabupaten dan posisinya akan dipindahkan.

Disperindag berharap semoga Disperindag menjadi pelayanan baik bagi masyarakat.
"Untuk kelonjakan harga menjelang lebaran setelah survey di Pasar Taram, harga bawang Putih sudah kembali normal dan yg lainnya seperti juga masih normal", jelas Wiwing Nofri.

Disperindag juga mengimbau pelaku usaha mikro yang belum terdaftar atau belum kenal PLUT, hendaklah memanfaatkan PLUT sebaik-baiknya.

Video Terbaru


Agenda


Saran Masuk


Polling