Pemerintahan

Harkitnas: Muncul Dimensi baru Setelah 1 Abad Boedi Utomo Digagas

Selasa, 23 Mei 2017 - 14:00:36 WIB | dibaca: 912 pembaca

Kebangkitan nasional merupakan bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan.

Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan dr. Soetomo telah menanamkan konsep perjuangan intelektual melalui pembentukan organisasi untuk membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen bangsa. Proses perjuangan mereka yang dilanjutkan oleh para pejuang lain telah menghasilkan lahirnya bangsa besar dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita kenal sekarang ini.

“Satu abad lebih setelah Boedi Utomo digagas telah memunculkan dimensi baru dalam lanskep sosial budaya seluruh umat manusia. Perubahan besar telah terjadi , yang kalau boleh kita rangkum dalam satu kata, kiranya ‘Digitalisasi’ adalah kata yang tepat”, sebut Bupati Irfendi selaku inspekktur upacara ketika membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Informatika RI pada upaca Hari Kebangkitan Nasional ke-109 di Gor Singa Harau, senin (22/05/2017).

Upacara dihadiri oleh Ketua DPRD Lima Puluh Kota Syafrudin Dt. Bandaro Rajo serta unsur Forkopimda, pejabat eselon II, III, dan IV dalam Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, TNI, POLRI, PNS, Mahasiswa, serta pelajar SLTA, SLTP dan SD, dengan mengangkat tema “Pemerataan Pembangunan Indonesia yang Berkeadilan sebagai Wujud Kebangkitan Nasional”.

Lebih lanjut Irfendi menyampaikan, berkah digitalisasi yang paling nyata yaitu terkait dengan dipangkasnya waktu perizinan, antara lain perizinan di sektor listrik, pertanian, perindustrian, pariwisata, pertanahan, kehutanan, perhubungan dan telekomunikasi.

“Dengan Inovasi digital ini, mungkin kita dihadapkan pada kejutan-kejutan dan tata cara baru dalam berhimpun dan berkreasi. Sebagian menguatkan, namun tak kalah juga yang mengancam ikatan-ikatan kita dalam berbangasa. Justru karna itulah maka kita tidak boleh meninggalkan orientasi untuk terus mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan sosial. Semoga kita bisa meniti ombak besar perubahan digital dengan selamat sentosa dan perubahan manis bagi orientasi pelayanan kepada masyarakat”, tutup pidato irfendi.(a21)




Statistik

Pengunjung hari ini: 47
Total pengunjung: 17180
Hits hari ini: 177
Total Hits: 69021
Pengunjung Online: 1

Banner

Saran

Untitled Document